Sunday, May 17, 2015

Review: Veet Hair Removal Cream

Hallooo semuanya~ Bagaimana kabar kalian?
Kali ini aku membahas mengenai masalah yang cukup mengganggu bagi kaum wanita, yaitu bulu / rambut halus di kaki / tangan. Jujur saja, aku juga termasuk wanita yang memiliki bulu-bulu halus terutama di bagian kaki hikz. Suka iri kalau lihat cewe-cewe lain yang kakinya mulus tanpa bulu. Nah, aku juga termasuk orang yang suka banget pakai celana pendek dan rok pendek jadi kadang-kadang masalah bulu ini menjadi menyebalkan. Untuk mengatasinya aku menggunakan krim penghilang bulu dari Veet. 


Veet sendiri memiliki 3 jenis pilihan yaitu untuk kulit normal ( mengandung lotus milk dan jasmine), untuk kulit sensitif (mengandung aloe vera dan vitamin E) dan untuk kulit kering ( mengandung shea butter dan lily). Aku memilih menggunakan jenis yang untuk Kulit Sensitif. Kulitku memang bukan tipe yang sensitif, tetapi sejak pertama kali mencoba aku sudah pilih jenis ini untuk amannya saja, secara kalau untuk jenis kulit sensitif pasti krimnya tidak memiliki efek keras [IMO].


Sekilas packaging: Dikemas dalam kotak karton dan untuk krimnya sendiri dikemas dalam tube plastik, untuk varian kulit sensitif warna kotak dan botolnya biru muda dikombinasikan dengan pink. Di dalam kemasan terdapat spatula plastik dan brosur kecil tentang Veet [tidak terfoto].


Berikut cara penggunaannya. Saranku untuk yang pertama kali pakai, benar-benar ikutin waktu penggunaannya. Di situ tertulis tidak boleh didiamkan lebih dari 10 menit, aku sendiri tidak pernah melanggar karena takut hahaha jadi tiap pakai selalu aku pasang timer antara 7-8 menit.



Oleskan krim dengan tebal ke seluruh bagian kaki. Krim Veet ini memiliki bau seperti bau obat keriting yang biasa digunakan di salon-salon, jadi yang agak sensitif dengan bau yang kencang bisa menggunakan masker kalau mau memakainya. Lalu biarkan 7 menit dan kemudian gunakan spatula yang disediakan dan bersihkan krim yang menempel. Bisa dilihat di foto, saat aku membersihkan krim, bulu-bulu halus juga ikut terangakat dan kulit kaki menjadi bersih. Setelah itu cuci kaki menggunakan air dengan lembut. Jangan digosok terlalu kencang  / digaruk.

Tada~ Hasil akhirnya.


Menurutku metode ini cukup efektif. Selain cepat dan painless, hasil yang tampak juga cukup bersih. Bulu-bulu halus baru tumbuh lagi setelah +/- 2 mingguan, tetapi tidak kasar. Untuk penggunaan, biasanya 1 box ukuran 25g bisa aku gunakan untuk kedua kaki (lower leg), harga per box sekitar 10.000an. Lumayan murah dan produk ini juga bisa dengan mudah didapatkan di supermarket.

OFF TOPIC: Ini hari terakhir long weekend, besok sudah harus mulai beraktivitas seperti biasa lagi hikz. Tetap semangat untuk teman-teman yang harus kerja atau sekolah! <3

6 comments:

  1. Aku pengen sebenernya pakai untuk bulu kaki. Tapi.., takut entar tumbuhnya makin tebeeel >_<

    ReplyDelete
  2. Aku pernah pake veet, hasilnya puas diawal doank, karena 3 hari kemudian bulunya mulai tumbuh lagi, keras dan makin tebal, dan setelah 1 minggu tumbuhnya lebih panjang drpd sebelum pake veet. Langsung kecewa dan aku buang krimnya hiks, skrg ga mau pake veet lagi, mending waxing kemana2 dah walaupun ribet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya kah ce? Di aku nggak gitu lho.. paking tumbuh lagi kecil2 gitu setelah 1 minggu lebih.. aku malah ga pernah nyoba waxing ce soalnya kyknya sakit hehehe

      Delete
  3. Aku pernah beli, tapi entah kenapa nggak berani nyoba pas sadar obatnya cukup keras :D. Thanks ya untuk review-nya, lumayan mengurangi rasa takut untuk mencoba veet :D.

    ReplyDelete
  4. Aku pernah pngn coba tp pas liat tmenku pake ini dan setelahny tumbuh tebel banget bulunya kayak sikat, jd urung deh ^^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...